LONDON — Majalah bisnis bergengsi, Fortune, menobatkan produsen BlackBerry, Research in Motion, sebagai perusahaan dengan kinerja terpesat tahun 2009. RIM mengalahkan Apple maupun Google.
Dalam daftar yang dikeluarkan Fortune, Apple hanya menempati urutan 39, sementara Google jauh di posisi 68 sebagai perusahaan dengan laju tercepat.
Urutan kedua setelah RIM adalah pembuat perangkat keras komputer Sigma Design. Sigma memproduksi chip komputer. Sementara yang menohok di uruta ketiga adalah perusahaan internet asal Cina, Sohu.com.
Fortune menganalisis ratusan perusahaan untuk menentukan peringkat ini. Perangkat analisisnya berupa kombinasi laba bersih, dana investasi, dan tingkat pengembalian investasi selama tiga tahun terakhir.
Sebelumnya RIM maupun Sohu tak masuk dalam pantauan Fortune. Tahun ini untuk pertama kalinya Fortune memasukkan perusahaan dari luar AS ke dalam daftar.
Menurut Fortune, BlackBerry menguasai papan urutan karena tengah booming. Jutaan perangkat BlackBerry tersebar di seluruh dunia. Laba RIM meroket 86 persen dalam tiga tahun terakhir, sementara pendapatannya naik 77 persen. Total tingkat pengembalian investasi RIM mencapai 45 persen.
Sementara pendapatan Sigma naik hingga 104 persen dari 2007. Sigma menjadi bagian dari produksi cakram digital berupa blue ray DVD. Mereka juga bekerjasama dengan raksasa komputer, Microsoft.
Sementara ekspansi perusahaan dari Cina juga cukup meyakinkan. Tahun ini Cina menempatkan lima perusahaannya di daftar Fortune. Perusahaan laman internet Shanda ada di urutan tujuh. Lalu perusahaan agen pemesanan hotel Ctrip.com di posisi 38, perusahaan perangkat lunak telekomunikasi Asia Info di kursi nomor 40, dan terakhir China Medical Technologies di nomor 73.
Fortune menggarisbawahi ekspansi perusahaan Cina ini. Menurut Fortune, perusahaan asal Cina meraup untung dari kinerja ekonomi negara tirai bambu yang masih kuat. Meski saat ini ada resesi.(bbc/evy/rin)
Berikut daftar 10 Perusahaan Kinerja Terpesat 2009 versi Fortune :
1. RIM
2. Sigma Designs
3. Sohu.com
4. Ebix
5. DG Fast Channel
6. CF Industries
7. Shanda Industries
8. Arena Resources
9. Bruker
10. Potash Corporation