Bukan History

07/06/2009

Ibu Berjualan Es, Anak Berinternet

Filed under: Tekno — jack @ 17:02
Tags: ,

Fenomena ini sekarang sudah menjadi pemandangan biasa di kota-kota besar di Jawa. Sementara orang tua masih disibukkan dengan urusan sesuap nasi dan membanting tulang untuk membayar sekolah anaknya, sang anak ternyata sedang asyik berinternet ria.

Internet, sebuah kata yang bagi kebanyakan orang tua terdengar seperti makhluk angkasa luar, ternyata bukan barang asing lagi bagi anak-anak usia sekolah dasar di Indonesia sekarang. Gap yang timbul demikian jauh dan sulit dijembantani. Untuk orang tua usia muda dan produktif (25-40) dengan latar belakang pendidikan D-3 / S-1, memang tidak sulit mengejar ketertinggalan. Tetapi tidak untuk yang di luar itu. Sangat  jarang orang tua di atas 45 atau 50 tahun yang mampu mengikuti perkembangan ini, kecuali tentunya yang memang berkecimpung di bidang teknologi informasi.

Selain membawa sejuta manfaat, internet juga membawa banyak hal negatif seperti pornografi, perjudian, kekerasan, rasialisme, serangan virus yang mencuri atau merusak data, serangan email sampah, penipuan, pelanggaran privasi hingga pelecehan seksual.

“Semua pihak memiliki andil dalam membantu, menyediakan internet yang aman dan nyaman untuk anak,” kata Donny BU, blogger dan aktivis ITC Watch dalam talkshow bertajuk ‘Protecting Children and Youth In Cyberspace’ untuk memperingati hari telekomunikasi dan informasi sedunia, di Jakarta, (28/5).

Donny mengatakan, berdasar hasil riset yang dilansir TopTenReviews, setiap detiknya lebih dari 28 ribu pengakses pornografi di internet dengan total pengeluaran lebih dari 3.000 dollar AS. “Jika kita mencari kata kunci ‘sex’ di Google, akan muncul 662 juta situs, 568.881 video, 157 juta gambar, dan 111.057.569 blog. Jadi bisa dibayangkan bahaya untuk anak,” katanya.

Tips Untuk Orang Tua

  1. Mendampingi anak dibawah umur selama mengakses internet.
  2. Menempatkan komputer diruang yang mudah diawasi serta memberi pembatasan waktu dalam berinternet ria.
  3. Jangan lupa mengajarkan perilaku internet yang sehat dan sopan santun dalam dunia maya kepada anak.
  4. Jelaskan secara gamblang aturan penggunaan internet di rumah.
  5. Orang tua harus ikut masuk ke dalam interaksi anak di dunia maya, misalnya berteman dalam facebook anak dan selalu mengkontrol aktivitas anak dalam facebook.
  6. Pencegahan perilaku menyimpang dapat dilakukan dengan memasang sofware pengaman yang akan membatasi anak untuk tidak mengakses situs atau gambar yang tidak layak.

(Adaptasi dari kompas.com)

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: