Bukan History

20/07/2009

Rebiya Kadeer : Musuh No 1 China

Filed under: NEWS — jack @ 21:00
Tags: , ,

MENGENAL REBIYA KADEER

Sejak kerusuhan etnis di ibukota provinsi Xinjiang, Urumqi, 5 Juli 2009, nama Rebiya Kadeer muncul sebagai musuh nomor satu bagi pemerintah China. Dia dituduh sebagai biang kerusuhan, namun Rebiya tak gentar.

Rebiya Kadeer

Rebiya Kadeer

Bersama dengan para pengikutnya di Amerika Serikat (AS), dia terus memperjuangkan nasib kaumnya, etnis Uighur, yang terpinggirkan di negerinya sendiri. Di Xinjiang, etnis Uighur merupakan penduduk mayoritas, namun tidak seberuntung etnis Han dan etnis-etnis lain dalam menikmati kue pembangunan ekonomi yang pesat di China.

Oleh para pengikutnya, Kadeer dianggap termasuk pemimpin etnis muslim Uighur. Dia lahir pada 21 Januari 1947 di lingkungan miskin kota Altay, Provinsi Xinjiang. Kadeer pindah ke Urumqi pada 1981 setelah menikah dengan suami keduanya, Sidik Rouzi, yang merupakan penulis dan aktivis Uighur. Dari lingkungan yang didominasi kaum lelaki, ibu 11 anak ini sukses menjadi pebisnis pusat perbelanjaan dengan spesialisasi pakaian adat etnis Uighur di Urumqi.

Seperti dikutip dari The Earth Times, Kadeer ditahan oleh pemerintah China karena tuduhan melakukan subversi pada 1999. Pasalnya, sebagai pebisnis terkemuka dan anggota kongres lokal, Kadeer berusaha menggunakan pengaruhnya untuk menyelidiki aksi militer terhadap demonstran Uighur di kota Gulja (Yining), Xinjiang, tahun 1997.

Partai Komunis China membebaskan dia pada 2005 untuk bergabung bersama suaminya di Amerika Serikat, yang sejak saat itu menjadi tempat pengasingan. Meski berbagai ancaman menghadang dan klaim bahwa pemerintah China menyimpan dendam pada keluarganya, Kadeer justru kian berani dalam menyuarakan ketidakadilan kaum Uighur.

Mantan pemilik tempat cuci otomotis ini memperjuangkan hak-haknya atas nama delapan juta etnis Uighur yang dia tinggalkan di China. Kadeer masuk nominasi peraih Hadiah Nobel Perdamaian pada 2006, menjadi presiden Kongres Uighur Dunia dan bertemu dengan politisi internasional, termasuk mantan presiden AS, George W Bush, tahun lalu.

(Sumber : VIVANews)

***

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: