Bukan History

26/07/2009

Dunia Akan Diambil Alih Android

Sekarang Era Android

Lupakan iPhone atau BlackBerry. Google sedang dalam misi untuk mengambil alih dunia ponsel. Sistem operasi inovatif Android makin banyak digunakan ponsel baru, dan suatu saat semua ponsel bisa jadi akan menggunakannya.

250px-Armillary_spherePonsel bisa dikatakan teknologi paling berhasil di generasi sekarang. Dengan produksi empat miliar handset di seluruh dunia berarti dua kali lipat pengguna internet serta dua setengah kali jumlah televisi. Lalu apa yang akan terjadi selanjutnya di dunia ponsel?

Jika Google ingin masa depan Android sukses, dalam beberapa bulan ke depan akan menjadi masa krusial. Android sendiri sudah mendapat momentum dan disebut sebagai sistem operasi ponsel yang akan mengubah cara menggunakan ponsel.

Saat ini ponsel dioperasikan dengan caranya sendiri-sendiri. Sebaliknya misi Android adalah menyederhanakannya. Termasuk membuat tampilan lebih intuitif dan tersedia secara luas sebagai standar.

“Kombinasi kesederhanaan software dan trend di negara berkembang yang langsung ke fungsi menjadikan Android platform global yang menarik untuk beberapa tahun ke depan,” kata Richard Warmsley, head internet dan entertainment operator T-Mobile.

Android diprakarsai perusahaan kecil di Palo Alto California yang kemudian dibeli Google pada 2005. Sejak saat itu, Android telah menjadi flagship dari kelompok 48 perusahaan yang dikenal sebagai Open Handset Alliance.

Yang menarik dari Android dan membedakan dari pesaingnya adalah dibuat berdasarkan Linux. Semua orang tahu, Linux dibidani pakar teknologi di seluruh dunia. Selain itu Linux didistribusikan secara open source yang berarti semua orang yang mempunyai kemampuan teknologi yang relevan bisa ikut mengembangkannya.

Berbagai vendor ponsel sudah mulai menunjukkan handset Androidnya. Termasuk pembuat handset Motorola sangat yakin dengan masa depan Android. Perusahaan itu dilaporkan mempekerjakan tim yang terdiri dari 77 insinyur untuk membuat sistem operasi sendiri, serta mempekerjakan insinyur yang paham sistem Google itu.

Tak hanya ponsel, Android juga telah diujicobakan untuk menjalankan netbook. Tak heran Android ini bisa mengancam smartphone popular BlackBerry serta iPhone. Ponsel Android bisa menjadi pesaing langsung iPhone karena keduanya mengusung spesifikasi tinggi serta harga yang tidak beda jauh.

Namun developer Android berbasis di Inggris Al Sutton mengatakan situasi akan berkembang menyerupai pasar komputer. “Aku lihat masa depan iPhone dan Android akan sama dengan PC Mac dan PC Windows. Apple fokus menjadi merek premium sedangkan Android akan tersedia di mana-mana,” jelasnya.

Google menyatakan hingga akhir tahun ini akan tersedia 18 handset Android dari berbagai vendor. Sementara yang sudah menyambangi konsumen adalah Android G2 Touch dan Hero yang diproduksi oleh produsen Taiwan HTC.

Ponsel itu high end dengan mengusung kamera 5 megapiksel serta fungsionalitas video serta GPS. Selain itu tentu saja kelebihan integrasi penuh dengan produk Google termasuk Gmail, Google Talk dan YouTube.

Lalu apakah Android bisa menyaingi iPhone? Salah satu yang membuat salah satu unggul adalah tersedianya aplikasi, sehingga fungsi handset konsumen lebih banyak. Tapi filosofi dua ponsel itu dalam memandang aplikasi sangat berbeda.

iPhone sudah lama melakukan tindakan diktator. Apple hanya mengizinkan aplikasi yang lolos uji dan kadang lewat sensor ketat. Sebaliknya Android membebaskan sepenuhnya pada developer. Mayoritas adalah gratis, dan ada yang harus membayar. Keuntungan yang diambil diserahkan pada developer.

Karena kode software tersedia secara open-source maka bisa diubah oleh developer di seluruh dunia. Developer tinggal menyesuaikan untuk kebutuhan lokal dan akan menjadi pesaing ketat Apple App Store.

Sementara iPhone sendirian, handset Android mulai membanjiri pasar. Berbagai handset HTC G1, HTC Magic, G2 Touch/HTC Hero telah disambut antusias konsumen. Perusahaan Korea, Samsung siap merilis Galaxy pada akhir tahun ini begitu pula dengan LG. [E1]

(Diolah dari : INILAH.com)

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: